CaraMemilih Shampo Apa Yang Cocok Untuk Rambut Kering Dan Mengembang. naturaful 4 May 2022 Beauty Tips. Berita Terkait. Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Dan Bruntusan Menggunakan Bahan Alami. 13 June 2022. Cara Menghilangkan Bruntusan Di Wajah Sensitif. 12 June 2022.
Diapun memilih keris yang memiliki dapur (bentuk atau nama) blarak sineret. Meski enggan menyebut harga belinya, dia merasa cocok dengan keris itu. Saya tidak akan jual keris ini," kata Iwan. Meski cara memilikinya harus melalui angan-angan dan mimpi, Iwan mengaku keinginan untuk memiliki keris bukan lantaran ingin menjadikannya sebagai
CaraTransaksi; Home / Products tagged "cara memilih keris yang cocok Keris Luk 13; No products were found matching your selection.
Kerispuser bumi yang asli ~ Meski berukuran mini energi khodam gaib yang ada pada pusaka cacing Kanil Puser Bumi lebih dahsyat dan lebih lengkap dari pusaka sejenis lainnya. Sifat Keris Puser Bumi. Indeed lately has been hunted by consumers around us, maybe one of you. People are now accustomed to using the net in gadgets to see image and video information for inspiration, and according to
CaraNak Memilih Keris Yang Cocok. By Coa_329Luciano 14 Jun, 2022 Post a Comment Di Indonesia setiap Daerah selalu ada sebuah Cerita rakyat yang merupakan cerita yang berasal dari daerah atau karangan Older Posts Popular Contoh Surat Kehilangan Barang Sekolah
CaraMemilih Concealer Sesuai Kebutuhan . Memilih concealer tidak boleh sembarangan, harus diperhatikan pula kandungannya. Sebaiknya hindari concealer yang mengandung bahan berbahaya seperti merkuri, hidroquinon, pewarna merah K3, asam retinoat, dan timba. Ikuti tips berikut ini supaya tidak salah saat memilih concealer yang tepat: 1.
n1lt. Memilih Keris Keris Berdasarkan Bulan Kelahiran – Dalam literatur leluhur Jawa, ada berbagai cara dalam menentukan kecocokan keris dengan sang pemilik. Mulai dari Weton Kelahiran, Wuku, Watak, Profesi dan lain Sebagianya. Namun kali ini akan saya ulas tentang Keris Berdasarkan Bulan Kelahiran, yang mungkin bias Anda jadikan sebagai bahan referensi dalam Anda memilih keris yang cocok untuk Anda. Jika menilik tentang bulan kelahiran yaitu pada penanggalan masehi sebenarnya tidaklah sesuai dengan penanggalan pada hari bulan jawa sendiri. Karena penanggalan masehi sendiri tidak berasal dari budaya jawa, sementara keris sebagian besar dari kebudayaan jawa atau nusantara. Namun demikian keris diciptakan tidaklah hanya sekedar untuk masyarakat jawa saja, namun warisan ini sudah menDunia sehingga sangat layak untuk mengenal keris berdasarkan bulan pada masehi. Selain penyesuaian dengan bulan kelahiran, dalam memaknai filosofis pada sebuah keris juga dapat digunakan sebagai piandel saat memulai sebuah usaha yang menyesuaikan bulan tersebut. Memilih Keris Berdasarkan Bulan Kelahiran, berikut pemaparannya Januari – Diambil dari nama dewa norna “Janus”. Dewa ini mempunyai dua wajah. Yang satu melihat masa yang telah lalu dan satu lagi menatap masa depan yang penuh rahasia, perkataannya terbuka Keris yang Cocok Panimbal, Condong Campur, Jalak Tilamsari, Jalak Dhinding, Jalak Sangutumpeng dan Jalak Ngore. Februari – Berasal dari bahasa latin, yaitu “Februna” yang artinya pesta penyucian. Biasa diselenggarakan setiap tanggal 15 Februari oleb banqsa Romawi Kuno, dalam budaya jawa wuku watu gunung melambangkan penyucian dan kemurnian, karenanya Keris yang Cocok Pandhawa, Carangsoka, Sabuk Tampar dan Sabuk Inten. Maret – awalnya tercantum sebagai bulan pertama dalam kalender Julian. Kemudian barulah urutannya pada bulan ketiga seperti sekarang ini. Terambil dan nama dewa perang “Mars”, diperlukan pribadi kuat dan teguh agar dapat menang, Keris yang Cocok Pandhawa, Sengkelat, Tebu Sauyun, Bethok, Kebo Teki dan Kebo Lajer. April – Ada yang mengatakan berasal dari nama dewa cinta Yunani “Aphrodite”, Melambangkan akan kasih saya dan hubungan keluarga yang baik. Keris yang cocok Pandhawa, Rarasinduwa, Sempana Badhong, Semar Mesem, Semar Getak, Semar Tinandhu dan Brojol, jaran guyang, tilam upih. Mei – Konon berasal dari kata “Mob Mayesto” dewa musim semi. Pada bulan ini diadakan festival meriah dan pemilihan ratu dan raja, melambangkan kemewahan dan kemegahan Keris yang Cocok Panimbal, Condong Campur, Jalak Tilamsari, Jalak Dhinding, Jalak Sangu tumpeng dan Jalak Ngore. Juni – Diambil dari nama “Juno” yaitu dewi yang melambangkan kewanitaan dan kebahagiaan keluarga, melambangkan kedamaian dalam rumah tangga Keris yang cocok Pandhawa, Rarasinduwa, Semar Tinandhu dan Brojol, tilam upih, keris Patrem, sempana. Juli – Dipilih oleh penguasa Roma, Mark Antoni dan nama “Julius Caesar” raja Roma, sebagai penghormatan bagi Caesar yang terbunuh oleh pengawalnya sendiri yang bernama Brutus, lambang penghormatan dan hubungan antara pimpinan dengan bawahan, Keris yang Cocok Sempana Kinjeng, Kebo Lajer, Pudhak Sategal, Putri Sinaroja, Campur Bawur dan Sadak. Agustus – Sang penguasa Roma “Au-gustus” menyebut nama bulan kedelapan sesuai namanya sendiri, melambangkan derajat pangkat, nama baik dan kepribadian diri. Keris yang Cocok Pandhawa, Carangsoka, Sabuk Tampar dan Sabuk Inten, tilam, kebo lajer, kebo giri. September – berasal dari bahasa latin untuk angka ke-tujuh yaitu “Septa”. Tatkala pada abad 8 SM pembagian satu tahun diubah dari 10 bulan menjadi 12 bulan, September yang terletak di urutan ketujuh, kini menjadi bulan kesembilan. Melambangkan pertolongan dan kebersamaan Keris yang cocok Nogo Sapto, Nogososro, singo barong, sinom, carubuk, sempana, sempaner, sujen ampel. Oktober – Diambil dari bahasa Latin octo yang berarti ”Delapan” karena dahulu kala tahun bermula pada bulan Maret. Angka 8 yang selalu nyambung dan simbol keberuntungan. Keris yang Cocok Panimbal, Condong Campur, Jalak Tilamsari, Jalak Dhinding, Jalak Sangu tumpeng dan Jalak Ngore. Nemilih Keris Keris Berdasarkan Bulan Kelahiran November – Diambil dari dari bahasa latin untuk angka 9 “Novum” Meskipun November 11 kini menjadi bulan ke-11, tapi namanya tidak diubah. Melambangkan ketajaman hati dan fikiran, Keris yang Cocok Pandhawa, Sengkelat, Tebu Sauyun, Bethok, Kebo Teki dan Kebo Lajer. Desember – dari bahasa latin untuk angka 10, yaitu “Decem”. Desember adalah bulan yang ditutupi salju dan es. Bulan ini dinamakan bulan suci, Menebarkan kebaikan dan cinta kasih. Keris yang Cocok Pandhawa, Sengkelat, Tebu Sauyun, Bethok, Kebo Teki dan Kebo Lajer, Pandhawa, Carangsoka, Sabuk Tampar dan Sabuk Inten. Cara dalam memilih keris yang cocok sesuai bulan kelahiran ini. Juga sering di gunakan sebagai patokan banyak orang ketika sedang mencari ageman untuk memantapkan langkah saat memulai usaha dan karir. Namun yang paling penting dalam memilih keris tentu saja harus memilih sesuai kemantapan hati, fikiran dan menemukan penyatuannya pusaka dengan pemiliknya. Baca Juga Mengenal Jenis Besi Keris Tosan Aji Beserta Tuah Khasiatnya Part I Begini Cara Memilih Pamor Keris Terbaik Untuk Anda Miliki Kunjungi untuk melihat koleksi Pusaka Sepuh milik RM. Ashraff Sigid, Atau Hubungi Nomor WA beliau di 0811 2888 540 untuk berkonsultasi terkait energi, tuah atau metalorgi pusaka. Salam Rahayu, Chat Langsung Dengan RM. Ashraff Sigid Untuk PEMAHARAN dan KONSULTASI Pusaka. RM. Ashraff Sigid – Kolektor Keris & Guru Spiritual Tag https//www kolektorkeris com/tag/memilih-keris-berdasarkan-weton/keris sesuai kelahiranhttps//www kolektorkeris com/tag/keris-yang-cocok-untuk-selasa-legi/Keris yang cocok untuk weton Minggu Kliwonsabtu wage pusaka keris
Di kalangan penggiat, pelestari dan pencinta perkerisan, masing-masing Wuku dalam Pawukon memiliki kecocokan dengan berbagai Dapur Keris macam keris sesuai bentuknya.Berikut ini daftar Dapur Keris yang cocok sesuai masing-masing Wuku dalam PawukonBaca juga Keris, Tosan Aji yang Ditetapkan Sebagai Mahakarya Warisan Budaya Lisan dan Takbenda Kemanusiaan Oleh UNESCOWuku Sinta, Keris yang Cocok Panimbal, Condong Campur, Jalak Tilamsari, Jalak Dhinding, Jalak Sangutumpeng dan Jalak Landep, Keris yang Cocok Pandhawa, Rarasinduwa, Sempana Badhong, Semar Mesem, Semar Getak, Semar Tinandhu dan Wukir, Keris yang Cocok Sempana Kinjeng, Kebo Lajer, Pudhak Sategal, Putri Sinaroja, Campur Bawur dan Kurantil, Keris yang Cocok Pandhawa, Sengkelat, Tebu Sauyun, Bethok, Kebo Teki dan Mahesa / Kebo Tolu, Keris yang Cocok Pandhawa, Carangsoka, Sabuk Tampar dan Sabuk Gumbreg, Keris yang Cocok Panimbal, Condong Campur, Jalak Tilamsari, Jalak Dhinding, Jalak Sangutumpeng dan Jalak Warigalit, Keris yang Cocok Pandhawa, Rarasinduwa, Sempana Badhong, Semar Mesem, Semar Getak, Semar Tinandhu dan Warigagung, Keris yang Cocok Sempana Kinjeng, Kebo Lajer, Pudhak Sategal, Putri Sinaroja, Campur Bawur dan Julungwangi, Keris yang Cocok Pandhawa, Sengkelat, Tebu Sauyun, Bethok, Kebo Teki dan Kebo Sungsang, Keris yang Cocok Pandhawa, Carangsoka, Sabuk Tampar dan Sabuk Galungan, Keris yang Cocok Panimbal, Condong Campur, Jalak Tilamsari, Jalak Dhinding, Jalak Sangutumpeng dan Jalak Kuningan, Keris yang Cocok Pandhawa, Rarasinduwa, Sempana Badhong, Semar Mesem, Semar Getak, Semar Tinandhu dan Langkir, Keris yang Cocok Sempana Kinjeng, Kebo Lajer, Pudhak Sategal, Putri Sinaroja, Campur Bawur dan Mandasiyo, Keris yang Cocok Pandhawa, Sengkelat, Tebu Sauyun, Bethok, Kebo Teki dan Kebo Julungpujud, Keris yang Cocok Pandhawa, Carangsoka, Sabuk Tampar dan Sabuk Pahang, Keris yang Cocok Panimbal, Condong Campur, Jalak Tilamsari, Jalak Dhinding, Jalak Sangutumpeng dan Jalak Kuruwelut, Keris yang Cocok Pandhawa, Rarasinduwa, Sempana Badhong, Semar Mesem, Semar Getak, Semar Tinandhu dan Mrakeh, Keris yang Cocok Sempana Kinjeng, Kebo Lajer, Pudhak Sategal, Putri Sinaroja, Campur Bawur dan Tambir, Keris yang Cocok Pandhawa, Sengkelat, Tebu Sauyun, Bethok, Kebo Teki dan Kebo Madangkungan, Keris yang Cocok Pandhawa, Carangsoka, Sabuk Tampar dan Sabuk Maktal, Keris yang Cocok Panimbal, Condong Campur, Jalak Tilamsari, Jalak Dhinding, Jalak Sangutumpeng dan Jalak Wuye, Keris yang Cocok Pandhawa, Rarasinduwa, Sempana Badhong, Semar Mesem, Semar Getak, Semar Tinandhu dan Manahil, Keris yang Cocok Sempana Kinjeng, Kebo Lajer, Pudhak Sategal, Putri Sinaroja, Campur Bawur dan Prangbakat, Keris yang Cocok Pandhawa, Sengkelat, Tebu Sauyun, Bethok, Kebo Teki dan Kebo Bala, Keris yang Cocok Pandhawa, Carangsoka, Sabuk Tampar dan Sabuk Wugu, Keris yang Cocok Panimbal, Condong Campur, Jalak Tilamsari, Jalak Dhinding, Jalak Sangutumpeng dan Jalak Wayang Keris yang Cocok Pandhawa, Rarasinduwa, Sempana Badhong, Semar Mesem, Semar Getak, Semar Tinandhu dan Kulawu, Keris yang Cocok Sempana Kinjeng, Kebo Lajer, Pudhak Sategal, Putri Sinaroja, Campur Bawur dan Dukut, Keris yang Cocok Pandhawa, Sengkelat, Tebu Sauyun, Bethok, Kebo Teki dan Kebo Watugunung, Keris yang Cocok Pandhawa, Carangsoka, Sabuk Tampar dan Sabuk juga Jamasan Tosan Aji, Tradisi Mencuci Pusaka yang Masih Dilestarikan Hingga KiniSo, sebaiknya cari tahu dulu apa Wuku anda sebelum memutuskan keris apa yang akan dipilih.***
BNews–MAGELANG– Dalam memilih dapur keris yang cocok, wuku lahir dapat dijadikan patokan karena di dalamnya tidak hanya tergambar jelas bagaimana karakter seseorang. Di sana juga tergambar dnegan jelas bagaimana perjalanan nasib seseorang baik yang menyangkut keberuntungan; maupun kesialan hingga jalan kematian. Karena itulah dari gambaran-gambaran yang ada, bisa didapatkan bentuk keris yang tepat; yang energinya selaras dengan karakter wuku seseorang. Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, perputaran waktu di alam raya juga diikuti peredaran wuku. Yang mana dalam satu kali masa edar memakan waktu 30 pekan, atau sekitar 210 hari. Artinya bahwa wuku akan berganti tiap pekan; dimana akan mengikuti siklus dan kembali lagi ke wuku semula setelah 210 hari. Nama-nama wuku sendiri didasarkan pada nama-nama putra dari Prabu Watugunung yang beristri Sinta. Sosok Prabu Watugunung adalah nama yang hidup di dunia pewayangan. Yang mana dari pernikahan pasangan ini, dikaruniai 28 orang anak. Sehingga bila dijumlahkan, total ada 30 nama yang mewakili nama wuku. Nama-nama wuku itu antara lain Sinta, Landep; Wukir, Kurantil, Tolu, Gumbreg, Warigalit, Warigagung, Julungwangi, Sungsang, Galungan, Kuningan, Langkir; Mandasiya, Julungpujut, Pahang, Kuruwelut, Marakeh, Tambir, Madangkungan, Maktal; Wuye, Manahil, Prangbakat, Bala, Wugu, Wayang, Kulawu, Dukut, dan terakhir Watugunung. Untuk mereka yang berwuku Sinta, diyakini akan cocok bila memiliki keris dengan dapur Panimbal, Condong Campur; Jalak Tilamsari, Jalak Dhinding, Jalak Sangutumpeng dan Jalak Ngore. DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS KLIK DISINI Sedangkan yang berwuku Landep keris yang cocok adalah Pandhawa, Rarasinduwa, Sempana Badhong, Semar Mesem; Semar Getak, Semar Tinandhu dan Brojol. Lalu untuk orang yang berwuku Wukir, akan cocok dengan keris berdapur Sempana Kinjeng, Kebo Lajer, Pudhak Sategal; Putri Sinaroja, Campur Bawur dan Sadak. Untuk wuku Kurantil, keris yang cocok adalah dapur Pandhawa, Sengkelat, Tebu Sauyun, Bethok, Kebo Teki dan Kebo Lajer. Kemudian mereka yang terlahir dengan wuku Tolu, akan cocok dengan keris dapur Pandhawa, Carangsoka; Sabuk Tampar dan Sabuk inten. Yang berwuku Gumbreg, keris yang cocok adalah Panimbal, Condong Campur, Jalak Tilamsari, Jalak Dhinding, Jalak Sangutumpeng dan Jalak Ngore. Wuku Warigalit akan cocok dengan keris dapur Pandhawa, Rarasinduwa, Sempana Badhong, Semar Mesem; Semar Getak, Semar Tinandhu dan Brojol. Sedangkan yang berwuku Warigagung, keris yang cocok adalah Sempana Kinjeng, Kebo Lajer, Pudhak Sategal; Putri Sinaroja, Campur Bawur dan Sadak. Untuk yang berwuku Julungwangi, energinya akan sesuai dengan keris berdapur Pandhawa, Sengkelat, Tebu Sauyun, Bethok, Kebo Teki dan Kebo Lajer. Lalu untuk yang berwuku Sungsang, akan cocok dengan dapur Pandhawa, Carangsoka, Sabuk Tampar dan Sabuk Inten. Mereka yang memiliki wuku Galungan, cocoknya dengan keris berdapur Panimbal, Condong Campur, Jalak Tilamsari; Jalak Dhinding, Jalak Sangutumpeng dan Jalak Ngore. Lalu yang berwuku Kuningan akan cocok dengan keris berdapur Pandhawa, Rarasinduwa, Sempana Badhong, Semar Mesem, Semar Getak, Semar Tinandhu dan Brojol. DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS KLIK DISINI Mereka yang lahir pada wuku Langkir, maka akan cocok bila memiliki keris berdapur Sempana Kinjeng, Kebo Lajer; Pudhak Sategal, Putri Sinaroja, .Campur Bawur dan Sadak. Sedankan yang berwuku Mandasiyo, keris yang cocok adalah Pandhawa, Sengkelat, Tebu Sauyun, Bethoki Kebo Teki dan Kebo Lajer. Wuku Julungpujud akan cocok dengan keris berdapur Pandhawa, Carangsoka, Sabuk Tampar dan Sabuk Inten. Sedangkan wuku Pahang lebih cocok dengan keris Panimbal, Condong Campur, Jalak Tilamsari, Jalak Dhinding; Jalak Sangutumpeng dan Jalak Ngore. Kemudian yang terlahir pada wuku Kuruwelut, akan cocok bila memiliki keris berdapur Pandhawa; Rarasinduwa, Sempana Badhong, Semar Mesem, Semar Getak, Semar Tinandhu dan Brojol. Untuk wuku Marakeh, maka keris yang cocok adalah Sempana Kinjeng, Kebo Lajer, Pudhak Sategal, Putri Sinaroja, Campur Bawur dan Sadak. Wuku Tambir cocok dengan keris dapur Pandhawa, Sengkelat, Tebu Sauyun, Bethok, Kebo Teki dan Kebo Lajer. Lalu wuku Madangkungan, lebih cocok bila mengoleksi keris berdapur Pan hawa, Carangsoka, Sabuk Tampar dan Sabuk inten. Kemudian yang lahir pada wuku Maktal, maka energinya akan sesuai dengan keris berdapur Panimbal, Condong Campur; Jalak Tilamsari, Jalak Dhinding, Jalak Sangutumpeng dan Jalak Ngore. Sedangkan wuku Wuyu, akan cocok dengan keris Pandhawa, Rarasinduwa, Sempana Badhong; Semar Mesem, Semar Getak, Semar Tinandhu dan Brojol. DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS KLIK DISINI Wuku Manahil cocok dengan keris berdapur Sempana Kinjeng, Kebo Lajer, PUdhak Sategal, Putri Sinaroja, Campur Bawur dan Sadak. Lalu wuku Prangbakat cocok dengan keris Pandhawa, Sengkelat, Tebu Sauyun, Bethok, Kebo Teki dan Kebo Lajer. Yang lahir pada wuku Bala, akan cocok bila mengoleksi keris berdapur Pandhawa, Carangsoka, Sabuk Tampar dan Sabuk Inten. Wuku Wugu akan cocok dengan keris dapur Panimbal, Condong Campur, Jalak Tilamsari, Jalak Dhinding, Jalak Sangutumpeng dan Jalak Ngore. Lalu untuk wuku Wayang, mereka yang lahir dengan wuku ini akan cocok bila memiliki keris Pandhawa, Rarasinduwa; Sempana Badhong, Semar Mesem, Semar Getak, Semar Tinandhu dan Brojol. Sedangkan wuku Kulawu akan cocok dengan keris Sempana Kinjeng, Kebo Lajer, Pudhak Sategal, Putri Sinaroja, Campur Bawur dan Sadak. Dan yang terlahir di wuku Dukut akan cocok bila mengoleksi keris Pandhawa, Sengkelat, Tebu Sauyun, Bethok; Kebo Teki dan Kebo Lajer. Demikian pula yang lahir pada wuku Watugunung, maka akan cocok dengan keris Pandhawa, Carangsoka, Sabuk Tampar dan Sabuk Inten. Keris yang sesuai dengan energi dan aura yang terpancar dari diri kita, akan menciptakan suasana yang tenang. Karena akan terbentuk energi positif, yang senantiasa bisa mempengaruhi pola pikir dan hati kita menjadi positif. Dan hal inilah yang kemudian bisa mendatangkan keberuntungan serta kesuksesan bagi kita yang mengoleksi pusaka-pusaka tersebut. DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS KLIK DISINI Sangat berbahaya bila menyimpan keris yang tidak sesuai dengan aura dan pancaran energi si pemilik. Sebab kekuatan keris itu bisa mendorong seseorang untuk melakukan hal-hal yang negatif. Memilih pusaka itu hendaknya disesuaikan dnegan aura atau pancaran energi yang ada pada diri kita. Sebab bila tidak sama maka justru akan berdampak kurang baik. Energi yang selaras akan membuat si pemilik; senantiasa mendapatkan keberuntungan. Jadi jangan salah bila kemudian dia bisa dengan mudah meraih kesuksesan dalam hidupnya. Pun demikian dengan berbagai musibah yang dialami seseorang, bukan tidak mungkin hal itu juga karena pengaruh pusaka yang dimilikinya. Sebab energi yang tidak sesuai akan cenderung tidak bisa tenang dan terus bergejolak karena saling tolak menolak. Untuk bisa tahu apakah pusaka atau keris yang dikoleksi memiliki keselarasan energi atau tidak sebenarnya cukup mudah. Hal itu bisa dirasakan dari hawa yang dirasakan di dalam rumah. Saat hawa yang terasa selalu gerah, dan emosi penghuni rumah tidak stabil, hal itu berarti ada pertentangan energi antara pemilik dengan pusakanya. Karena itulah, saat dirasakan ada situasi yang kurang kondusif seperti itu, maka biasanya perlu dilakukan upaya untuk menayuh pusaka tersebut. Dengan menayuh maka akan didapatkan gambaran energi yang bersemayam di dalamnya. Sehingga si pemilik bisa memutuskan, apakah akan terus menyimpannya atau tidak. */
Apakah keris anda, cocok dengan anda? Ternyata ada cara untuk mengetahui apakah keris tertentu cocok atau tidak dengan seseorang. Cara menilainya bukan saja dari sekedar melihat kerisnya, melainkan juga dari orang atau pemiliknya dengan melihat unsur yang dominan dari kepribadian orang tersebut. Orang yang terlalu banyak unsur API, cirinya kurang sabar, emosional, tempramental, dan mudah tersinggung. Cocok dengan keris yang berpamor dingin seperti Ilining Warih, Banyu Netes, Toya Mambek, atau sebagai alternatif kedua bisa juga yang berpamor Udan Mas, Pancuran Mas, Segara Wedi. Atau keris yang banyak luknya, dimaksudkan supaya orang tersebut lebih sabar dan tenang. Orang yang terlalu banyak unsur AIR, cirinya pendiam, jarang bicara atau hanya bicara jika ditanya atau diajak ngobrol, cenderung menghindar jika bertemu dengan orang yang kurang akrab atau kurang disukai, suka membatalkan janjinya sendiri. Orang seperti ini cocoknya memiliki keris lurus seperti Tilam Upih, atau keris yang berpamor Ujung Gunung, Pandito Bolo Pandito, Rojo Bolo Rojo, atau Junjung Drajat. Orang yang terlalu banyak unsur KAYU, sifatnya keras kepala tapi hatinya sebenarnya lemah, sok berani tetapi sebenarnya penakut. Jika diperintah awalnya akan mengomel, tetapi perintah itu akhirnya dikerjakan juga. Orang seperti ini boleh memiliki keris luk ataupun lurus atau yang berpamor Ujung Gunung, Pandito Bolo Pandito, Rojo Bolo Rojo, atau Junjung Drajat. Orang yang terlalu banyak unsur BESI, sifatnya tidak mau mengalah, misalnya jika berdebat dengan orang pasti orang seperti ini tidak akan mau mengalah, sampai berjam-jam pasti dilayani. Orang seperti ini boleh memiliki keris luk ataupun lurus atau yang berpamor sekar-sekaran, seperti Sekar Anggrek, Ron Genduru, Sekar Kopi, Ganggang Kanyut, Kenongo Ginubah. Orang yang terlalu banyak unsur TANAH, sifatnya statis, kurang kreatif dan suka cari amannya saja. Orang seperti ini cocoknya memiliki keris lurus seperti Tilam Upih, atau keris yang berpamor Tumpuk, Kupu Tarung, Lawe Saukel, Lintang Kemukus. Menempatkan/Menyimpan Keris Ada cara memilih tempat yang lebih khusus untuk menyimpan keris. Langkah pertama, kita mencari tengah-tengah rumah dengan kompas. Lantas tentukan mana saja bagian rumah yang masuk Utara, Selatan, Barat, Timur, Tengah. Kalau semua sudah ditemukan baru bisa menentukan tempat untuk menyimpan keris tertentu. Rumah bagian Utara unsurnya AIR, baik untuk menaruh keris yang pamornya Ilining Warih, Banyu Netes, Toya Mambek. Rumah bagian Selatan unsurnya API, baik untuk menaruh keris yang pamornya Ujung Gunung, Pandito Bolo Pandito, Rojo Bolo Rojo, Junjung Drajat. Rumah bagian Barat unsurnya LOGAM, baik untuk menaruh keris yang pamornya bundar-bundar, seperti pamor Rante, Udan Mas, Mrutu Sewu. Rumah bagian Timur unsurnya KAYU, baik untuk menaruh keris yang pamornya Melati Rinonce, Sekar Anggrek, Sekar Kopi, Kenongo Ginubah. Rumah bagian Tengah unsurnya TANAH, baik untuk menaruh keris yang pamornya Beras Wutah, Pedaringan Kebak, Kulit Semangka. < UNIK, MISTERI
HARIAN MERAPI - Cara memilih keris yang cocok dan sesuai kebutuhan seolah tampak gampang. Namun, sebenarnya ada hal mendasar yang menentukan keris itu bisa bermanfaat atau tidak. Umumnya orang memilih sebilah keris hanya karena faktor estetika atau keindahan bentuk dan pamornya. Bisa pula orang memilih keris karena percaya ada kekuatan gaib atau khodam di dalamnya. Baca Juga PSIM Jogja jamu Persela Lamongan pada Liga 2 sore ini, ini prakiraan formasi awal tuan rumah Cara tersebut tidak salah, karena hal itu tergantung kebutuhan dan kemantapannya. Namun, memilih keris agar bisa bermanfaat ada caranya. Setidaknya, agar keris tidak sekadar menjadi benda klangenan. Pemerhati keris di Bantul, Ki Sugiyono mengatakan memilih keris agar bermanfaat tidak bisa hanya karena suka atau tidak. Melainkan, harus paham apa kebutuhannya. Dia menjelaskan, bahwa keris dibuat dari besi pilihan atau tosan aji dengan proses penempaan yang sangat rapi. Baca Juga Halangi penyidikan kasus Sambo, mantan Kasubnit Reskrim Polrestro Jaksel kena sanksi demosi tiga tahun Sang Mpu mengerjakan ricikan keris sesempurna mungkin agar memenuhi unsur eksoteri yang indah. Tidak hanya menggarap keris dari faktor fisik bendanya, namun juga dari aspek isoteri dengan memanjatkan doa-doa. Menurut Ki Sugiyono, semua proses pembuatan keris itu kemudian mempengaruhi tuah keris yang dihasilkan. Dan, dari semua proses pembuatan itu keris menjadi memiliki makna yang tersirat atau nilai filosofi. Baca Juga Syekh Yusuf Qaradawi wafat, Haedar Nashir dunia kehilangan ulama besar yang moderat dan maju Terkini
cara memilih keris yang cocok