Ujian Semester 1 Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SMP / MTs Kelas 7 Dilihat dari jenisnya, terumbu karang Indonesia merupakan salah satu yang yang terkaya di dunia. Secara ekonomis terumbu karang bermanfaat sebagai a. daerah tujuan wisata b. tempat ikan berlindung c. tempat ikan mencari makan d. tempat berkembangbiaknya ikan Pilih jawaban kamu:
Mengutipsitus resmi Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang, ekosistem laut banyak jenisnya. Hal tersebut dapat dilihat dari letak dan jumlah cahaya matahari yang diterima. Berikut penjelasan jenis-jenis ekosistem laut. 1. Estuari Terumbu karang memiliki fungsi sebagai tempat tinggal, tempat berlindung, dan tempat mencari makan berbagai macam
Dilansirdari Ensiklopedia, dilihat dari jenisnya, terumbu karang indonesia merupakan salah satu yang terkaya di dunia. secara ekonomis terumbu karang bermanfaat sebagai Daerah tujuan wisata. Baca Juga Seni Rupa Daerah Dikerjakan Secara? Pembahasan dan Penjelasan.
Terumbukarang merupakan ekosistem yang dibangun oleh biota laut penghasil kapur, terutama oleh hewan karang, bersama-sama dengan biota lain yang hidup di dasar laut maupun kolom air. Terumbu karang mempunyai fungsi penting baik untuk kehidupan lingkungan laut, pesisir dan juga darat terutama untuk kepentingan manusia. Manfaat terumbu karang secara ekonomis adalah sebagai berikut. Sumber mata pencaharian, misalnya pertanian rumput laut. Bahan baku industri. Menjadi obyek wisata. Jadi
MelihatLebih Dekat Foto-foto Terumbu Karang Paling Unik. Getty Images. detikTravel. Jakarta - Terumbu karang merupakan ekosistem bawah laut yang terdiri dari sekumpulan binatang karang. Yuk, intip dan lihat lebih dekat. Foto 1 dari 8. Pertama ada kipas laut atau gorgonian dengan bentuknya yang khas di temukan di Laut Sulu, Filipina.
Penelitiantentang Keterkaitan Antara Terumbu Karang Dengan Ikan Chaetodontidae di Perairan Sidodadi dan Pulau Tegal Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung bertujuan untuk: 1) Menganalisis kondisi ekosistem terumbu karang, 2) Menganalisis distribusi ikan Chaetodontidae, 3) Menganalisis hubungan antara ikan Chaetodontidae dan terumbu karang
X0Um. Terumbu karang merupakan ekosistem yang dibangun oleh biota laut penghasil kapur, terutama oleh hewan karang, bersama-sama dengan biota lain yang hidup di dasar laut maupun kolom air. Terumbu karang mempunyai fungsi penting baik untuk kehidupan lingkungan laut, pesisir dan juga darat terutama untuk kepentingan manusia. Manfaat terumbu karang secara ekonomis adalah sebagai berikut. Sumber mata pencaharian, misalnya pertanian rumput laut. Bahan baku industri. Menjadi obyek wisata. Jadi, jawaban yang tepat adalah A.
Jenis-Jenis Terumbu Karang, via Pernahkah Anda menyelam ke dasar laut? Jika iya, di sana Anda akan melihat banyak sekali terumbu karang yang berbeda dan indah. Adanya terumbu karang di lautan menjadi penghias laut dan samudera yang luas. Terumbu karang juga dijadikan sebagai rumah-rumah bagi ikan hias dan cantik. Jadi, saat Anda melihat unik dan cantiknya terumbu karang, dari situ pula Anda akan melihat berbagai jenis ikan hias. Namun, tahukah Anda apa saja jenis-jenis terumbu karang? Bicara soal terumbu karang, ternyata terumbu karang terdiri dari banyak sekali jenis. Nah, beberapa terumbu karang yang cukup populer akan di bahas di bawah ini. 1. Terumbu Karang Endapan Sesuai dengan namanya, terumbu karang yang berbentuk endapan kaur dan bentuknya seperti punggung laut. Terumbu karang jenis ini masuk dalam tipe ekosistem pasir. Terumbu karang ini biasa ditemukan dengan mudah di pesisir pantai. Baca juga Jenis biota laut 2. Terumbu Karang Tepi Terumbu karang Tepi adalah terumbu karang yang paling banyak ditemukan di di sekitar pantai. Biasanya terumbu karang tepi tumbuh di laut dengan kedalaman 40 meter saja. Adapun bentuknya adalah melingkar dengan arah menuju ke lautan lepas. Di Indonesia sendiri, terumbu karang tepi biasanya ditemukan di Pulau Panaitan, Bunaken, dan juga Nusa Dua Bali. 3. Terumbu Karang Penghalang Jika dilihat dari bentuknya, terumbu karang Penghalang ini hampir sama dengan terumbu karang tepi. Hanya saja terumbu karang penghalang ditemukan pada kedalaman 75 meter. Terumbu karang ini biasa ditemukan di wilayah Sulawesi Selatan, Kepulauan Riau, Kepulauan Banggai Sulawesi Tenggara. 4. Terumbu Karang Cincin Sesuai dengan namanya, bentuk dari terumbu karang ini menyerupai sebuah cincin yakni melingkar. Biasanya terumbu karang ini akan mudah ditemukan di daerah Samudera Atlantik. 5. Terumbu Karang Datar Terumbu karang yang satu ini cukup unik, mengapa? Sebab bentuknya seperti pulau-pulau. Biasanya terumbu karang Datar ini akan tumbuh di dasar laut menuju ke permukaan laut. Di Indonesia sendiri, terumbu karang datar biasa ditemukan di Kepulauan Ujung Batu Aceh dan Kepulauan Seribu. 6. Terumbu Karang Menghadap ke Angin Jenis terumbu karang angin adalah terumbu karang yang pada bagian lerengnya mengarah ke arah angin lepas. Terumbu karang ini tumbuh di kedalaman laut 50 meter dan biasanya cenderung tumbuh subur. Karena bentuknya inilah biasanya terumbu karang ini sering disebut dengan pamatang alga. 7. Terumbu Karang Membelakangi Angin Untuk terumbu karang ini termasuk dalam golongan terumbu karang yang keras. Sama halnya dengan terumbu karang menghadap angin, terumbu karang membelakangi angin juga tumbuh di kedalaman 50 meter. Untuk bentuknya sendiri seperti hamparan karang yang sempit. Itu adalah jenis-jenis terumbu karang di Indonesia. Nah, terumbu karang ini juga dibagi menjadi 300 spesies. Bahkan Indonesia menjadi salah satu negara dengan ekosistem terumbu karang terbanyak dan terbesar di dunia. Penasaran apa saja contoh terumbu karang yang ada di Indonesia? Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya. Baca juga Jenis timun laut Acropora Cervicumis Acropora Cervicumis adalah terumbu karang yang berada pada kedalaman 3-15 meter di atas permukaan laut. Bentuk dari Acropora Cervicumis seperti pipa kecil yang ada di dalam laut. Selain itu, terumbu karang ini juga tersusun atas beberapa cabang hingga membentuk terumbu karang yang lebat. Adapun warna terumbu karang ini biasanya berwarna coklat muda dan biasa hidup di laut yang jernih dan tidak berpolusi. Acropora Cervicumis juga biasa tumbuh di daerah laut dangkal. Saat dilihat dari dekat, terumbu karang ini tampak terlihat indah dan mengagumkan. Biasanya terumbu karang ini ditemukan di kepulauan Cayman. Achropoda Michropthalma Sama halnya dengan Acropora Cervicumis, jenis terumbu karang ini juga tumbuh pada kedalaman laut 3-15 meter. Bentuk dari terumbu karang ini lebar dan pilih. Bahkan luasnya juga bisa mencapai 2 meter. Biasanya terumbu karang ini hanya ada satu spesies diantara terumbu karang lainnya. Tempat hidupnya biasanya berada di perairan yang keruh serta daerah lagun yang berpasir. Di Indonesia sendiri Achropoda Michropthalma biasanya ditemukan di Papua. Achropoda Elegantula Terumbu karang ini juga hidup di permukaan laut 3 sampai 15 meter. Memiliki bentuk semak dan melebar, cabang terumbu karang ini juga berbentuk horizontal dan tipis. Terdapat pula aksial koralit yang jelas. Saat ada arus laut, biasanya terumbu karang ini akan bergerak dengan sangat lembut layaknya sedang menari dengan seragam dan indahnya. Warna terumbu karang ini adalah abu-abu dengan ujungnya yang semakin muda. Di Indonesia terumbu karang ini ditemukan di perairan dangkal. Sedangkan selain di Indonesia, jenis terumbu karang in ditemukan di Sri Lanka. Achropoda Millepora Memiliki bentuk bantalan yang bercabang dan gemuk membuat ukuran terumbu karang ini sama. Terumbu karang ini juga memiliki beberapa warna seperti jingga, hijau, biru dan merah. Di Indonesia jenis terumbu karang ini juga biasa ditemukan di wilayah yang dangkal dan tidak berpolusi. Selain di Indonesia, terumbu karang ini biasa ditemukan di Australia dan Filipina. Achropoda Humilis Achropoda humalis jua memiliki bentuk yang bercabang-cabang dan tebal. Bahkan terumbu karang ini juga memiliki koralit yang besar serta memiliki radial koralit dengan dua ukuran. Adapun warna terumbu karang ini adalah ungu dan merah muda. Sayangnya, yang lebih sering dijumpai di Indonesia adalah warna coklat, biru dan juga krem. Biasanya jenis terumbu karang ini tumbuh di lereng karang. Jenis terumbu karang ini juga bisa ditemukan di perairan mana saja hingga ke Amerika Tengah dan Indo-Pasifik. Acropora Hyacinthus Jika terumbu karang lainnya biasa tumbuh di perairan dengan kedalaman 3-15 meter, maka terumbu karang ini berada di kedalaman 15-35 meter. Jenis terumbu karang ini termasuk dalam golongan terumbu karang yang mudah rapuh. Adapun koralitnya berbentuk mangkuk yang melebar. Biasanya ditemukan dengan warna hijau, coklat, biru dan abu-abu. Adapun terumbu karang ini biasanya ditemukan di perairan dangkal. Selain di Indonesia, jenis terumbu karang ini banyak dijumpai di Australia. Baca juga Laut terdalam di dunia Sidesratra Sidereal Ini adalah terumbu karang yang hidup di kedalaman 7 sampai 14 meter saja. memiliki bentuk koloni dan tampak seperti batu bulat yang besar. Terumbu karang ini juga bisa tumbuh hingga beberapa meter. Beberapa diantara terumbu karang ini juga ditemukan dalam bentuk yang pipih. Memiliki warna coklat dan biasanya tampak seragam. Adapun hidupnya berada di perairan yang jernih dan bebas polusi. Itu hanya segelintir contoh Jenis-jenis terumbu karang yang ada di Indonesia. Jika ada 300 spesies, maka masih kurang 293 spesies lagi yang belum disebutkan. Hal ini menunjukkan bahwa laut Indonesia sangatlah indah. Oleh sebab itu, marilah cintai terumbu karang dan jangan merusaknya saat melihatnya. Sebab, jika bukan kita yang menjaganya, siapa lagi?
Sebagian besar dari kita tentu sudah mengenal atau pernah mendengar kata terumbu karang. Terumbu karang memang kerap kali didengar oleh orang- orang apabila berada di lingkungan laut baca macam-macam laut. Terumbu karang memang identik dengan laut dan juga pemadangan yang ada di bawah air baca jenis jenis air. Hal ini karena memang terumbu karang letaknya di bawah laut. Lalu, apa yang dimaksud dengan terumbu karang ini? Terumbu karang adalah sekumpulan dari hewan karang yang melakukan simbiosis dengan sejenis tumbuhan alga yang disebut dengan kelas tumbuhan, terumbu karang merupakan termasuk jenis filum Cnidaria kelas Anthozoa yang mempunyai tentakel- tentakel. Koloni terumbu karang ini terbentuk oleh beribu- ribu hewan yang kecil- kecil yang dinamakan Polip. Apabila dijelaskan secara sedernaha, karang ini terdiri dari satu polip saja yang mempunyai bentuk tubuh unik, yakni seperti tabung dengan mulut yang terletak di bagian atas dan dikelilingi oleh tentakel. Apabila kita melihat dari kebanyakan spesies yang ada, satu individu polip dapat berkembang menjadi jumlah yang banyak dan disebut dengan koloni. Hewan ini memiliki warna yang beragam, dan hewan ini juga dapat menghasilkan kita mengetahui bahwa terumbu karang merupakan sekumpulan hewan kecil yang berada di bawah laut. Namun, terumbu karang ini ternyata mempuyai habitat sendiri. Terumbu karang pada umumnya hidup di pinggir pantai baca manfaat pantai atau di daerah yang masih mendapat sinar matahari, yakni kurang lebih 50 meter di bawah permukaan air laut baca bahaya gunung api dibawah laut. Namun, ada pula spesies terumbu karang yang dapat hidup di dasar lautan dengan cahaya yang sangatlah minim, bahkan tanpa cahaya sama sekali. Namun terumbu karang hidup di dasar lautan ini tidak melalukan simbiosis dengan zooxanhellae sekaligus tidak membentuk besar ekosistem terumbu karang terdapat di perairan yang terdapat di daerah tropis baca iklim di Indonesia. Ekosistem terumbu karang ini sangatlah sensitif dengan perubahan lingkungan hidupnya, terutama pada suhu, salinitas, dan juga sedimentasi baca batuan sedimen, serta eutrifikasi. Agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, terumbu karang membutuhkan kondisi lingkungan hidup yang yang optimal. Lingkungan hidup yang optimal bagi terumbu karang adalah lingkungan yang memiliki suhu hangat yakni sekitar di atas 20ᵒ Celcius. Selain itu terumbu karang juga lebih menyukai berada di lingkungan perairan yang jernih dan tidak mengandung banyak polusi. Lingkungan yang demikian ini sangat berperan pada penetrasi cahaya oleh terumbu karang. Ada beberapa hal yang sangat mempengaruhi terumbu karang. Beberapa hal yenga dapat mempengaruhi terumbu karang ini adalahCahaya matahariTerumbu karang memerlukan bantuan cahaya matahari baca bagian- bagian matahariuntuk dapat melakukan fotosintesis meskipun beberapa terumbu karang tidak selalu membutuhkan cahaya matahari untuk melakukan proses fotosintesis. Polip- polip yang saling bersusunan dan membentuk terumbu karang dan terletak di bagian atas ini dapat menangkap makanan yang terbawa arus laut dan juga melakukan fotosintesis. Hasil fotosistesis yang berupa oksigen ini akan dapat dimanfaatkan oleh makhluk hidup juga merupakan salah satu hal yang sangat berpengaruh pada terumbu karang. Terumbu karang membutuhkan lingkungan dengan suhu yang hangat, yakni diatas 20ᵒ kebersihan lingkunganTingkat kebersihan air laut juga menjadi faktor yang sanagat mempengaruhi terumbu karang. Apabila kita melakuan dyfing atau semacamnya, pasti akan menemukan terumbu karang pada lingkungan perairan yang bersih dan jernih. Hal ini karena memang terumbu karang lebih menyukai lingkungan laut yang bersih, jernih, dan tidak mengandung polusi baca cara menjaga kelestarian air.Proses Fotosintesis pada Termbu KarangMeskipun dikategorikan sebagai sekumpulan hewan, namun terumbu karang ini melakukan proses simbiosis dengan tumbuhan alga, sehingga melakukan proses fotosintesis. Proses fotosintesis yang dilakukan oleh tumbuhan alga dapat menyebabkan bertambahnya jumlah prosuksi kalsium karbonat dengan cara menghilangkan karbondioksida dan juga merangsang sebuah reaksi kimia. Berikut merupakan reaksi kimia yang dihasilkan dari proses fotosintesis algaCₐHCO₃CₐCO₃+H₂CO₃H₂O+CO₂Itulah hasil dari proses fotosintesis yang dilakukan oleh alga. Proses fotosintesis yang dilakukan oleh alga yang melakukan simbiosis akan membuat karang pembentuk terumbu menghasilkan cangkang yang terbuat dari kalsium karbonat. Pembentukan cangkang ini akan berlangsung kira- kira 10x lipat lebih cepat daripada yang terjadi pada karang yang tidak membentuk terumbu dan tidak melakukan simbiosis dengan jenis Terumbu KarangSeperti yang kita ketahui bersama bahwasannya terumbu karang merupakan sekumpulan binatang- binatang kecil yang mempunyai bentuk seperti tabung dengan mulut di bagian atas, yang bersimbiosis dengan tanaman alga. Meskipun definisi tersebut lengkap dan mampu mendeskripsikan terumbu karang dengan sangat baik, sehingga cukup membuat kita berimajinasi dengan bentuk terumbu karang, namun ternyata terumbu karang ini terdiri dari beberapa jenis. Beberapa jenis dari terumbu karang adalah sebagai berikutMycedium elephantotusJenis terumbu karang ini dapat kita jumpai pada kedalaman laut sekiar 3 hingga 20 meter. Terumbu karang ini memiliki ciri-ciri, yaituKoralit laminatTentakel hanya muncul atau terdapat m=pada malam hari sajaKoenestrum tidak mengalami pembintikanTerumbu karang jenis ini tersebar di peraoiran Inodnesia, Filiphina, Papua Nugini, dan juga Australia. Habitat karang ini adalah di perairan yang LaceraJenis terumbu karang ini banyak dijumpai di laut yang mempunyai kedalaman 3 hingga 15 meter. Terumbu karang jenis ini mempunyai ciri- ciri khusus yaituMempunyai koralit yang tipis berupa keping laminarBisa menjadi berubah menjadi tebal ketika berada di kondisi lingkungan turbulenMemiliki kosta yang selalu bergigiKebanyakan atau sebagian besar berwarna coklatKeberadaan karang ini dapat kita jumpai di seluruh perairan Indonesia, Filiphina, Papua Nugini dan juga Australia. Sama seperti Mycedium elephantotus, karang ini juga berada di perairan PaeoniaJenis terumbu karang ini akan banyak kita jumpai di laut yang emmpunyai kedalaman 5 hingga 15 meter. Sama seperti terumbu karang yang lainnya, terumbu karang ini juga memiliki ciri- ciri khusus. ciri- ciri yang miliki oleh terumbu karang ini adalahKolumella berkembang secara lambatMemiliki septa yang halus dan lembutPada umumnya mempunyai warna dan bintik coklat, keabu- abuan, dan juga karang jenis ini terdapat di perairan Indonesia, Filiphina, Papua Nugini, dan juga Australia. Terumbu karang jenis ini akan dapat kita jumpai di banyak perairan dangkal pada umumnya, sekaligus mempunyai arus yang LactucaJenis terumbu karang ini adalah terumbu karang yang berbentuk seperti bunga, indah sekali. Terumbu karang jenis ini akan banyak kita jumpai di laut yang memiliki kedalan 3 hingga 15 meter. Terumbu karang ini memiliki ciri- ciri sebagai berikutKoloni submasif, yang membentuk dinding- dinding dengan tinggi yang relatif umumnya dilihat dari koloni di tengah sampai berwarna abu- abu, hijau dan juga coklatSama seperti jenis terumbu karang lainnya, terumbu karang ini juga terdapat di perairan Indonesia, Filiphina, Papua Nugini, dan juga seperti Pectinia Paeonia, terumbu karang ini dapat kita jumpai di banyak perairan dangkal pada umumnya, sekaligus mempunyai arus yang FascicularisJenis terumbu karang ini akan banyak kita jumpai di lau dengen kedalaman 3 hingga 15 meter. Terumbu karang ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikutMempunyai koloni kecil yang membentuk seperti bantalKoloni yang besar mempunyai ukuran 5 meter yang berbentuk seperti kolumnar atau masifKoralit memiliki ukuran yang bervariasi atau berbeda- bedaTerdapat tentakel di siang hariPada umumnya berwarna coklat, putih, hijau, dan keabu- abuanJenis terumb krang ini tersebar di wilayah perairan Indonesia, Filiphina, Papua Nugini, dan juga seperti Pectinia Paeonia, terumbu karang ini dapat kita jumpai di banyak perairan dangkal pada umumnya, sekaligus mempunyai arus yang HemprichiiJenis terumbu karang ini akan banyak kita jumpai di lau dengen kedalaman 3 hingga 15 meter. Terumbu karang ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikutMempunyai koloni kecil yang membentuk seperti helmKoloni yang besar mempunyai ukuran 5 meterKoralit paseloid sampai menempel pada dinding dan kolumella, serta memiliki gigi yang tajamPolip tebal dan menyerupai seperti dagingJenis terumb krang ini tersebar di wilayah perairan Indonesia, Jepang, Madagaskar, Tanzania, Filiphina, Papua Nugini, dan juga seperti Pectinia Paeonia, terumbu karang ini dapat kita jumpai di banyak perairan dangkal pada umumnya, sekaligus mempunyai arus yang CorymbosaJenis terumbu karang ini akan banyak kita jumpai di lau dengen kedalaman 3 hingga 15 meter. Terumbu karang ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikutMempunyai koloni kecil yang membentuk platKoloni yang besar mempunyai ukuran 2 meterMempunyai kalik yang dalam dengan dinding yang halusSepta terletak di dekat dinding umumnya tebal, sementara yang di dalam kalik tipis, dan septa yang berada di dekat dinding tebalPolip tebal dan menyerupai seperti dagingJenis terumb krang ini tersebar di wilayah perairan Indonesia, Jepang, Solomon, Tanzania, Filiphina, Papua Nugini, dan juga seperti Pectinia Paeonia, terumbu karang ini dapat kita jumpai di reef slopes bagian CervicornisJenis terumbu kranga ini akan banyak kita jumpai di lau dengen kedalaman 3 hingga 15 meter. Terumbu karang ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikutMempunyai yang panjang terhampar hingga beberapa meterKoloni arborescens, tersusun atas cabang- cabang yang silindrisMempunyai koralit yang berbentuk pipaAksial koralit dapat dibedakan septa yang berada di dekat dinding tebalMempunyai warna coklat mudaJenis terumub karang ini tersebar di wilayah perairan Indonesia, Jamaika, dan Kep. Cayman. Terumbu karang ini dapat kita jumpai lereng karang bagian tengah dan atas, dan juga di perairan laguna yang ElegantulaJenis terumbu kranga ini akan banyak kita jumpai di lau dengen kedalaman 3 hingga 15 meter. Terumbu karang ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikutKoloni korimbosa seperti semakTerdapat cabang horisontal tipis namun menyebarMempunyai aksial koralit yang jelasMempunyai warna abu- abu dengan warna ujung yang lebih terumub karang ini tersebar di wilayah perairan Indonesia dan Srilanka. Terumbu karang ini dapat kita jumpai lereng karang bagian tengah dan atas, dan juga di fringing reefs yang AcuminataJenis terumbu karang ini akan banyak kita jumpai di lau dengen kedalaman 3 hingga 15 meter. Terumbu karang ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikutMempunyai koloni yang bercabang dengan ujuang cabangnya yang lancipMempunyai koralit dengan 2 ukuranMempunyai warna coklat atau biru mudaJenis terumbu karang ini tersebar di wilayah perairan Indonesia, Solomon, Australia, Papua Nugini dan juga Filiphina. Terumbu karang ini dapat kita jumpai pada bgain atas atu bawah lereng karang yang jernih maupun beberapa jenis terumbu karang. Selain jensi- jenis yang telah disebutkan di atas, masih banyak lagi jenis terumbu karang yang dapat kita temukan di bawah Terumbu KarangTerumbu karang merupakan salah satu jenis sumber daya alam yang berada di pesisir laut, selain adanya hutan bakau atau hutan mangrove dan juga padang lamun. Terumbu karang ini mempunyai banyak sekali peran, kegunaan atau manfaat. Terumbu karang selama ini kita kenal berperan sebagai rumah dari berbagai jenis ikan. Selain berperan sebagai rumah bagi para ikan, terumbu karang juga memiliki manfaat yang yang dimiliki oleh terumbu karang ini bisa dilihat dari sisi ekologi maupun sisi ekonominya. Manfaat dari terumbu karang ini kebanyakan dirasakan oleh para biota- biota laut atau makhluk yang hidup di dalam laut itu sendiri maupun dirasakan oleh manusia. Fungsi ekosistem terumbu karang yang diperoleh dari terumbu karang ini dapat dirasakan langsung maupun tidak langsung. Beberapa manfaat terumbu karang antara lain sebagai berikutSebagai rumah bagi para ikan dan juga binatang laut lainnyaManfaat terumbu karang yang paling alami adalah sebagai tempat bernaungnya segala jenis ikan dan juga hewan- hewan laut lainnya. Segala macam jenis ikan ini dibutuhkan oleh manusia, yakni terutama sebagai bahan pangan. Beberapa jenis ikan yang bernaung di bawah terumbu karang ini antara lain adalah ikan kerapu, ikan baronang, ikan ekor kuning, batu karang, dan lain sektor pariwisataTerumbu karang terkenal akan keindahannya. Banyak orang yang mengenal terumbu karang ini karena keindahan yang ditawarkannya. Oleh karena itulah terumbu karang sangat dikenal sebagai pemandangan bawah laut yang selalu mempesona semua orang. Beberapa tempat wisata di Indonesia sengaja menjadikan terumbu karang sebagai objek pemandangan yang utama. Bahkan para wisatawan yang mempunyai minat terhadap terumbu karang ini sangatlah banyak hingga ke manca negara. Oleh karena itulah terumbu karang ini memiliki manfaat sebagai sektor objek penelitianSelain bermanfaat secara alamiah sebagai habitat beberapa jenis ikan, dan juga memiliki fungsi untuk sektor pariwisata, ternyata terumbu karang juga memiliki fungsi edukasi atau pendidikan. Fungsi yang dimiliki oleh terumbu karang dalam bidang edukasi adalah sebagai tempat penelitian dan juga pengembangan dari berbagai macam jenis biota laut. Penelitian yang dilakukan terhadap terumbu karang ini dapat dijadikan sebagai sarana pengembangan dan juga evaluasi terhadap keadaan yang ada di bawah laut. Bagaimanapun juga biota bawah laut ini merupakan kekayaan dan juga jenis jenis sumber daya alam yang harus tetap dilestarikan beberapa manfaat yang akan kita peroleh dari terumbu karang. Manfaat tersebut akan kita rasakan baik langsung maupun tidak langsung.
Ciri – ciri terumbu karang adalah sekumpulan organisme dengan dominansi karang yang bersimbiosis membentuk ekosistem di kedalaman laut terkena sinar matahari. Ekosistem terumbu karang adalah contoh ekosistem alami yang sangat sensitif hingga hanya dapat bertahan di laut – laut yang memenuhi syarat. Pertumbuhan terumbu karang sangat lambat namun sangat mudah mati. Sebuah sentuhan saja bisa menyebabkan kematian. Kenaikan suhu 1 hingga 2 derajat saja bisa menyebabkan karang juga mencerminkan bagaiman pelestarian ekosistem keadaan air laut, semakin cerah terumbu maka semakin baik air laut tersebut. Apabila semakin tidak memancarkan warna, semakin buruk keadaan laut tersebut. Berikut adalah ciri – ciri ekosistem terumbu karang. baca juga penanaman terumbu karang1. Laut Temperatur TinggiLaut yang memiliki terumbu karang biasanya memiliki temperatur lebih dari 20 derajat celcius. Terumbu karang menyukai laut dengan suhu stabil. Hal tersebut menjadi alasan bahwa satu per delapan terumbu karang dunia ada di Laut Kadar Garam TinggiTerumbu karang menyukai laut dengan kadar garam yang tinggi. Hal tersebut berhubungan dengan pembentukan kapur oleh koral dan Intensitas Cahaya TinggiTerumbu karang pada umumnya berada di laut dengan kedalaman yang masih terjangkau sinar cahaya matahari. Kedalaman ditemukannya terumbu laut kurang lebih hingga 50 meter dibawah permukaan Iklim dan Cuaca StabilIndonesia adalah salah satu negara dengan iklim tropis dimana mendapat sinar matahari sepanjang tahun. Terumbu karang sangat menyukai iklim yang tidak Arus Terus BergerakTerumbu karang hanya akan ditemukan di laut dengan ombak yang terus bergerak. Pergerakan ombak tersebut dipengaruhi oleh perbedaan iklim, temperatur, dan rotasi bumi. Terumbu karang memiliki fungsi untuk memecah gelombang. Keberadaan terumbu karang akan membantu pantai terhindar dari Terbentuk karena Ribuan Hewan PolipTerumbu karang terbentuk karena adanya ribuan polip yang memancarkan warna menarik. Polip – polip tersebut awalnya tunggal, namun kemudian berkembang menjadi koloni – koloni yang Terdapat Banyak Organisme LautJika kita mengunjungi terumbu karang, kita akan menemukan berbagai hewan laut yang saling bersimbiosis. Terumbu karang berguna sebagai habitat para mahluk hidup di Menghasilkan CACO3Terumbu karang bisa menghasilkan CACO3 atau zat kapur. Jika koral mengalami kematian akan mengeras membentuk kapur. Proses tersebut terjadi di laut karena kadar garam Berwarna MenarikTerumbu karang memiliki warna yang mencerminkan kondisi laut tersebut. Semakin cerah maka semakin bersih laut tersebut. Karang memiliki kemampuan penetrasi warna berdasarkan kebersihan kondisi yang dapat ditemukan memiliki banyak jenis diantaranya berdasarkan produksi kapur. Berikut adalah beberapa jenis karang sesuai dengan kemampuannya dalam memproduksi HermatipikKarang jenis ini adalah karang yang hanya dibentuk di daerah dengan iklim tropis. Karang hermatipik bersimbiosis dengan zooxanthellae, yakni salah satu jenis alga yang terdiri atas satu sel uniseluler. Salah satu speciesnya misalnya Gymnodinium microadriatum yang memiliki jaringan – jaringan polip. Alga ini akan menghasilkan oksigen untuk organisme yang ada di terumbu karang. Oksigen yang dihasilkan berasal dari proses fotosintesis. Karang akan menghasilkan nitrat, fosfat, dan karbondioksida yang dibutuhkan oleh simbiosis ini akan menghasilkan endapan kalsium karbonat yang terstruktur membentuk interaksi antar organisme dalam ekosistem yang khas. Karang hermatipik memiliki sifat – sifat yang unik. Perpaduan sifat dari tumbuhan maupun dari hewan kita dapat temukan dari karang ini. Karang ini tumbuh baik di laut dengan intesitas cahaya yang baik. Temperatur yang dibutuhkan adalah 25 hingga 32 derajt celcius. baca juga interaksi dalam ekosistemKarang ahermatipikKarang ahermatipik ini adalah salah satu jenis karang yang tidak dapat membentuk terumbu. Karang ini tersebar sangat banyak di pantai seluruh dunia. Karang ini adalah salah satu karang yang mudah untuk berdasarkan bentuk dan habitat dibagi menjadi 4 jenis. Berikut adalah jenis – jenis karang berdasarkan bentuk dan habitat Terumbu reefTerumbu di kenal sebagai punggungan laut yang dibentuk oleh batuan kapur. Terumbu biasanya ditemukan pada laut dengan kedalaman rendah atau dangkal. Terumbu memiliki endapan masif berupa batu kapur yang dikenal dengan limestone. Kandungan terumbu yang utama adalah kalsium karbonat CaCO3. Kalsium karbonat berasal dari hewan – hewan yang hidup di karang dan berbagai jenis biota laut lain, seperti macam – macam alga yang berkapur, berbagai jenis moluska, dan lain – lain. Jika dilakukan pelestarian terumbu karang berarti juga melakukan pelestarian biota laut. baca juga upaya pelestarian lingkungan hidup2. Karang koralKarang atau koral dikenal dengan nama stony coral yang merupakan hewan yang berasal dari ordo Scleractinia. Hewan ini memiliki kemampuan untuk mensekresi zat kapur atau CaCO3. Karang atau koral yang kita kenal ini termasuk ke dalam kelas Anthozoa. Karang ini hanya memiliki stadium polip pada fase pertumbuhannya. Pembentukan terumbu ini adalah karang Scleratina yang menjadi penyusun terpenting pada pembangunan terumbu karang. Karang merupakan hewan klonal dengan susunan dari puluhan hingga jutaan hewan kecil yang dikenal dengan nama Karang terumbuKarang terumbu adalah salah satu struktur pembangun dominan. Karang ini tidak memiliki kemampuan menghasilkan kapur. Karang terumbu memiliki tekstur yang lunak, yang tidak dapat menghasilkan zat kapur seperti batu karang rock dan lain – lain4. Terumbu karangTerumbu karang adalah ekosistem yang ada di dasar laut tropis dengan struktur dominan berasal dari organisme biota laut penghasil kapur CaCO3. Terumbu karang terdiri atas berbagai jenis karang batu dan alga yang mampu menghasilkan kapur. Terumbu karang ini terbentuk dengan berbagai interkasi ekosistem dengan berbagai jenis moluska, jenis porifera, jenis tunikata, jenis plankton, jenis krustasea, jenis ikan hias air laut dan lain – lain. baca juga hewan aneh di lautKarang juga dikelompokkan berdasarkan letak habitatnya. Berikut adalah berbagai karang berdasarkan letak Terumbu karang tepiTerumbu karang tepi atau dikenal dengan nama karang penerus fringing reefs adalah jenis terumbu karang yang memiliki stuktur paling sederhana yang ditemukan. Terumbu ini paling mudah ditemukan di pinggir pantai di daerah tropis. Terumbu karang tepi pada umumnya berkembang di banyak pesisir pantai pulau-pulau yang besar. Perkembangan terumbu ini dapat mencapai kedalaman hingga 40 meter di bawah permukaan laut. Pertumbuhan terumbu berarah ke atas serta ke arah luar menuju tahap perkembangannya, terumbu karang ini memiliki bentuk melingkar yang ditandai dengan bentukan seperti ban. Terdapat bagian endapan karang yang mati pula. Terumbu ini biasa ditemukan di pantai yang curam dengan pertumbuhan terumbu secara vertikal. Jika ingin melihat terumbu karang tepi dapat mengunjung Bunaken di Sulawesi, Pulau Panaitan di Banten, dan Nusa Dua di Terumbu karang penghalangTerumbu karang penghalang memiliki bentuk menyerupai terumbu karang tepi. Ciri khas terumbu karang ini memiliki jenis organisme yang mampu hidup jauh dari bibir pantai. Terumbu karang jenis ini terletak jauh sekitar km di laut lepas. Terumbu karang jenis ini tumbuh dibatasi dengan perairan yang memiliki kedalaman hingga 75 meter. Bentuknya diketahui seperti lagoon kolom air atau celah perairan yang sangat dapat mencapai hingga puluhan kilometer. Pada umumnya karang penghalang ini dapat ditemukan di sekitar pulau – pulau yang sangat besar. Jika ingin melihat indahnya terumbu ini bisa datang ke Batuan Tengah di Bintan, Spermonde di Sulawesi Selatan, Kepulauan Banggal di Sulawesi Terumbu karang cincinTerumbu karang cincin adalah terumbu karang yang memiliki bentuk khas seperti cincin. Ukuran karangnya sangat besar seperti sebuah pulau. Kita dapat menemukan terumbu ini di daerah tropis. Terumbu ini ditemukan berbentuk menyerupai cincin yang mengelilingi pulau – pulau vulkanik yang tenggelam. Terumbu karang cincin berada di Samudra Atlantik. Pulau – pulau yang tenggelam itu tidak tampak batasan dengan daratan. Terumbu cincin cukup menakjubkan karena bentuk dan ukurannya.
dilihat dari jenisnya terumbu karang